Jaringan Informasi Kearsipan Nasional

JIKN yang merupakan sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan informasi arsip dinamis dan statis secara nasional memiliki tujuan mewujudkan layanan arsip dinamis dan statis sebagai memori kolektif Bangsa Indonesia secara lengkap, cepat, tepat, mudah dan murah. Untuk menyajikan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan kepada publik.

JIKN juga memiliki peran penting dalam konteks negara kesatuan, yakni sebagai sarana bantu penyatuan riwayat dokumenter yang terpisah-pisah atau terpecah-pecah (fragmented documentary history) di antara para penyelenggara kearsipan seluruh Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki banyak propinsi dan kabupaten/kota, menghadapi tantangan, yaitu banyak arsip yang merekam saat ini dan sejarah masa lampau mengenai suatu subjek tertentu, tetapi mungkin disimpan oleh penyelenggara kearsipan yang tersebar lintas yurisdiksi dan geografi sebagai akibat dari perubahan-perubahan dan pergeseran-pergeseran pemerintahan. Karena sulit untuk menyatukan bahan-bahan tersebut secara fisik, mengingat tersebar lintas yurisdiksi dan geografi yang berbeda, maka JIKN yang berbasis teknologi menawarkan suatu solusi dalam rangka menciptakan memori virtual secara nasional.

Secara umum, arsip yang telah diproses digitalisasi dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan kemudian diakses oleh publik secara online melalui website JIKN. Saat ini, sudah tersedia informasi arsip dinamis dan statis, yang dapat diakses publik, berasal dari 13 simpul jaringan.

Pengelolaan website JIKN dilaksanakan dalam rangka mengelola, memelihara, dan memperbarui konten, transaksi online, serta administrasi website. Diharapkan, dengan pengelolaan website JIKN secara teratur, pengguna dapat memahami konten yang disampaikan. Selain itu, website JIKN dapat menjadi salah satu website penunjang untuk pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan kerja serta pengembangan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Informasi lebih lanjut dapat di lihat pada link ini

RECENT POSTS

ANRI Menerima Visitasi Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin Provinsi Kalimatan Selatan

Direktur Kearsipan Pusat Azmi di damping oleh Kepala SubDirektorat Daerah I Abdul Haris , menerima secara langsung Vistasi Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan yang di Ketuai oleh Henny Marlina , Kunjungan ke ANRI  tersebut dalam rangka konsultasi kearsipan yang di pimpin oleh Wakil Bupati Tapin Syafruddin Noor.

Dalam sambutannya yang di sampaikan di depan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin , sebagaimana…

ANRI HARAP DISPERSIP SULTENG LANJUTKAN PENYELAMATAN ARSIP

Palu (11/10) – Sebelum mengakhiri penugasan di Sulawesi Tengah (Sulteng), Direktur Preservasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang juga selaku pimpinan tim _task force_, Kandar menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan pelindungan dan penyelamatan arsip akibat bencana. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Sulteng diharapkan dapat menindaklanjuti koordinasi dan pendataan arsip di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum tersentuh. Terhambatnya…

ANRI Menyerahkan Aplikasi SIKD Kepada Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat

Pontianak, Kalbar, 11/10/2018, Kepala ANRI Mustari Irawan memberikan sambutan sekaligus melaksanakan penyerahan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD)  dalam rangka pelaksanaan E-Arsip di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat. Aplikasi SIKD diterima oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan.

Pada sambutannya, Mustari menyampaikan bahwa implementasi SIKD bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan arsip dinamis berbasis teknologi…

TIM TANGGAP DARURAT ANRI MULAI IDENTIFIKASI ARSIP BERSEJARAH YANG RUSAK DITERJANG TSUNAMI DI SULAWESI TENGAH

Palu, 10/10/2018. Pada hari ketiga tim _task force_ ANRI melakukan penyelamatan dan pelindungan arsip bernilai sejarah dan vital di Sulawesi Tengah.

Langkah awal, Tim melaksanakan pertemuan dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah. Pada kesempatan ini, Direktur Preservasi, Kandar menyampaikan beberapa hal yg diamanatkan  undang-undang dan pentingnya koordinasi antar berbagai lembaga daerah terutama pada dinas kearsipan untuk menjadi…