DEPUTI BAPPENAS LAKUKAN RISET CONTINUOUS AUDITING DAN MONITORING INTERN PEMERINTAH

08 Agustus 2019

Tiada hari tanpa berita korupsi yang melibatkan seluruh representasi lembaga negara, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Terbentang dari Pemerintah Pusat dan Daerah, termasuk keterlibatan pihak swasta. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum efektifnya pengawasan intern. Penerapan Continuous Auditing (CA) dan Continuous Monitoring (CM) diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian intern pemerintah.

 

CA adalah sistem dalam mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data untuk penyusunan laporan audit secara terus menerus. Sedangkan CM adalah pemantauan terus menerus terhadap proses bisnis, sistem dan kinerja organisasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian intern.

 

Riset ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan literatur. Referensi terdahulu fokusnya arsitektur teknologi, sedangkan berdasarkan survey pendahuluan dan focus group of discussion (FGD) ternyata peran dukungan manajemen dan kompetensi pengguna sangat penting dan krusial.

 

Disertasi ini bertujuan menguji seberapa besar pengaruh kompetensi pengguna, dukungan manajemen dan kualitas informasi terhadap penerapan CA dan CM serta dampaknya terhadap efektivitas pengendalian intern pemerintah.

 

Metodologinya adalah survey dengan menggunakan kuesioner (online dan offline) dengan pendekatan Likert berskala 4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Survey dilengkapi dengan wawancara dan FGD. Hasil riset dijelaskan secara deskriptif dan causal- explanatory. Analisis data menggunakan statistik inferensial yang dilengkapi dengan pengujian model Structural Equation Modelling (SEM).

 

Hasil penelitian mendedahkan bahwa kompetensi pengguna tidak berpengaruh signifikan terhadap penerapan konsep CA. Hal ini terjadi karena kehadiran teknologi informasi dengan protokol yang ketat dapat

mengkompensasi kompetensi auditor (APIP).

 

Di samping itu, penugasan pada unit audit relatif lebih spesifik dan fokus, rekruitmen lebih selektif dan pengembangan profesi berkelanjutan yang lebih mapan, sehingga kompetensi pengguna relatif kurang signifikan pengaruhnya terhadap CA.

 

Penerapan konsep CA saat ini lebih memerlukan dukungan manajemen dalam bentuk ketersediaan regulasi dan dukungan sistem aplikasi terintegrasi yang mampu menghasilkan informasi atau data berkualitas untuk memenuhi kebutuhan audit yang lebih efektif.

 

Sementara itu, dukungan manajemen berpengaruh positif terhadap penerapan CA. Pengaruh tersebut dalam hal benefit awareness, yaitu pemahaman yang baik dari pimpinan atas manfaat penerapan konsep CA,

antara lain dengan menyediakan tenaga ahli pendamping (provide expertise) untuk proses percepatan penerapan. Juga menyediakan dukungan finansial yang memadai untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan membangun sistem aplikasi yang andal.

 

Dukungan manajemen berpengaruh positif terhadap penerapan CM.

 

Adapun kualitas informasi berpengaruh positif terhadap penerapan CM. Pengaruh tersebut dalam bentuk ketersediaan data secara lengkap (data completeness) yang disajikan oleh unit pengampu data. Unit-unit teknis masih bermasalah dalam hal kesiapan data (data readiness).

 

Penerapan konsep CA berpengaruh positif terhadap efektivitas pengendalian intern pemerintah. Pengaruh tersebut diperkuat dengan penerapan automation of audit procedure, yaitu prosedur audit secara

otomatis melalui standardisasi pengumpulan data dan formalisasi kebijakan pengendalian. Sejalan dengan itu, efektivitas pengendalian intern dapat diperkuat oleh penerapan CA dengan sample extend. Artinya, K/L secara bertahap mengubah metode dari audit berbasis sampel menjadi audit berbasis populasi.

 

Studi ini menyarankan antara lain DPR dan BPK hendaknya mendorong Pemerintah menerapkan CACM. Saran DPR melalui Rapat Dengar Pendapat sangat efektif, karena akan ditanyakan pada kesempatan berikutnya. Demikian pula BPK dengan rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan, mujarab untuk menjamin tindak lanjut.

 

Saran lain adalah perlunya dikaji ulang remunerasi yang selama ini berbasis institusi, diarahkan pada basis fungsi. Inspektorat di seluruh K/L hendaknya berada dalam grading system yang sama. Dengan demikian membuka peluang rotasi dan mutasi auditor antar K/L. Ini sangat ampuh untuk menegakkan independensi yg merupakan mahkota auditor.

 

Riset ini juga menyarankan peningkatan pendidikan profesi berkelanjutan dg penekanan pada pemecahan masalah. Auditor tidak hanya cakap dan tajam dalam mengidentifikasi risiko atau penyimpangan, melainkan juga harus memiliki kapasitas dalam merumuskan opsi kebijakan untuk memitigasi risiko.

 

Kemanfaatan riset ini secara ilmu pengetahuan telah memperkaya literatur penerapan CACM khususnya di pemerintah, sebelumnya pembahasan CACM umumnya di dunia swasta.

 

Kemanfaatan operasional, hasil riset ini apabila disertai perluasan penerapan CACM maka dapat meningkatkan efektivitas pengendalian intern pemerintah. Pada gilirannya akan mengurangi celah korupsi sekaligus dapat meningkatkan kinerja di segala sektor. Riset ini sangat sejalan kebijakan terkini dlm bentuk Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu Data.

 

 

 

*Riset ini merupakan buah karya, Slamet Soedaersono yang bekerja sekitar 12 tahun di inspektorat (sebagai eselon 2 dan eselon 1) dan kini mendapat amanat sebagai Deputi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Bidang Polhukhankam sejak Februari 2017. Penulis yg menyandang sertifikat audit nasional dan internasional ini juga pernah menjadi Ketua Kompartemen Profesional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia. Penulis juga merupakan peserta peringkat atas saat mengikuti LEMHANNAS 2010 dengan predikat ANDALAN, serta Diklat Kepemimpinan II dengan predikat Makarti Bhakti Nagari 2006. Bersumber dari Kajian ini ditulis dua artikel yg telah diterima oleh dua jurnal internasional terindeks scopus Q2 dan Q3.

 

Disertasi tersebut akan diuji dalam Sidang Promosi Doktor Sabtu 10 Agustus 2019 yang dipimpin oleh Plt. Rektor UNPAD Prof Dr. Rina Indiastuti. Sedangkan Ketua Tim Promotor adalah Prof. Dr. Sri Mulyani, Ak, CA.

RECENT POSTS

KADO DUA DASAWARSA UNTUK SIAK KOTA ISTANA

Menyambut usia yang Ke-20 Tahun Kabupaten Siak, Plt. Kepala Arsip Nasional RI (ANRI), Dr. M. Taufik, M.Si menyerahkan buku Citra Daerah berjudul “Citra Kabupaten Siak Dalam Arsip” kepada Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si, Bupati Siak, Drs. H. Alfredri, M.Si, dan Ketua DPRD Kabupaten Siak, H. Azmi, S.E. dalam rangkaian kegiatan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sempena Hari Jadi Kabupaten Siak Ke-20 di Ruang Sidang DPRD, Siak (12/10).

Serah terima…

DI HADAPAN PENGELOLA ARSIP DPK PROVINSI RIAU, PLT KEPALA ANRI INGATKAN KEMBALI PENTINGNYA PENGELOLAAN ARSIP

Pekanbaru (11/10), Plt. Kepala ANRI didampingi Direktur Layanan dan Pemanfaatan ANRI bertemu dengan para Arsiparis di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau. Pertemuan dilaksanakan di ruang serba guna Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau. Dalam kesempatan ini, Plt. Kepala ANRI memberikan arahan dan wejangan kepada para Arsiparis yang intinya mengingatkan betapa pentingnya arsip dan pengelolaan kearsipan yang baik. Dengan pengelolaan kearsipan yang baik artinya kita…

Plt. KEPALA ANRI TUTUP TRAINING KEARSIPAN UNTUK PALESTINA

Jakarta (10/10) - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Arsip Nasional RI, Dr. M. Taufik, M.Si, secara resmi menutup Training on Records and Archives Management for Palestine 2019 di Ruang Serbaguna Soemartini, Gedung A, Kantor Arsip Nasional RI. Kegiatan ini merupakan salah satu pelaksanaan program kerjasama antara Pemerintah RI dengan Pemerintah Palestina yang telah berlangsung dari tahun 2014.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Arsip Nasional RI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian…

SESTAMA ANRI HADIRI MALAM PERPISAHAN PESERTA DIKLAT PALESTINA

Jakarta (10/10) – Sekretaris Utama (Sestama) Arsip Nasional RI, Drs. Sumrahyadi, MIMS, memberikan sambutan pada jamuan makan malam perpisahan Training on Records and Archives Management for Palestine 2019 bertempat di Restoran Ikan Bakar Sulawesi, Kemang, Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Utama Arsip Nasional RI menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh peserta pelatihan yang berasal dari Pemerintah Palestina yang telah bekerjasama dengan baik selama pelatihan serta…