Evaluasi Arsip Pasca Bencana Kebakaran Kantor Gubernur Bali

02 Juli 2019

Denpasar (2/7/19) - Deputi Bidang Konservasi Arsip ANRI, M.Taufik melihat langsung praktik penanganan arsip pasca bencana kebakaran di Kantor Gubernur Bali yang terjadi pada tahun 2018. Praktik ini dilakukan tim Restorasi ANRI bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Bali pada tanggal 1 - 5 Juli 2019.

 

Dalam tinjauannya, M.Taufik  mendorong pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Bali untuk tetap konsisten dan semangat dalam rangka penanganan arsip pasca bencana sebagai bahan pertanggungjawaban dan bukti akuntabilitas pemerintahan.

 

Jenis Arsip yang terdampak bencana kebakaran pada tahun 2018 tersebut salah satunya dari dari Unit Hukum sehingga perlu adanya penyelamatan arsip-arsip pasca bencana kebakaran untuk menyelamatkan informasi kebijakan dan produk hukum yang telah ditetapkan.

 

Sebelum praktik ini dilaksanakan, dilakukan analisis dan evaluasi kondisi pasca bencana yang mengidentifikasikan permasalahan salah satunya adalah volume arsip yang ditangani cukup banyak dan tidak sebanding dengan jumlah SDM atau Arsiparis yang dimiliki Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali.

Untuk itu perlu ditentukan prioritas penanganan, alokasi waktu, dan alokasi SDM yang cukup untuk penanganan arsip yang terpapar bencana.

 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Propinsi Bali Luh Putu Haryani, menyampaikan terima kasih kepada pihak ANRI yang diwakili Deputi Bidang Konservasi Arsip yang begitu tinggi perhatiannya melalui kehadirannya kepada Provinsi Bali dalam upaya penanganan Arsip pasca bencana. (Tim Restorasi ANRI)