Anri laksanakan Bimtek SIKD untuk BUMN

13 April 2019

Palembang, 13 April 2019- Pengelolaan Arsip Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Hakekatnya Pengelolaan Atas Informasi Manajemen Perusahaan. Oleh karena itu agar Pengelolaan Arsip di lingkungan BUMN dapat dilaksanakan secara Efektif dan Efisien diperlukan dukungan Sistem Pengelolaan Arsip Dinamis berbasis TIK dan ketentuan fungsional yakni  Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip serta Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip.

 

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai Instansi yang bertanggung jawab atas Penyelenggaraan Kearsipan Nasional memiliki Tanggung Jawab dan Kewenangan dalam Membangun serta Menerapkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

 

Upaya penerapan SIKD berbasis TIK salah satunya diarahkan pada Lembaga Kearsipan BUMN. Dalam Upaya tersebut, ANRI melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengenalan SIKD dan Penyusunan Instrumen Pengelolaan Arsip Dinamis di Lingkungan BUMN.

 

Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI Andi Kasman M.  pada acara bimtek memberikan materi tentang Kebijakan Kearsipan Nasional sekaligus menutup acara Bimtek sedangkan Acara bimtek dibuka oleh Direktur Kearsipan Pusat ANRI, Azmi. Bimtek dilaksanakan dari tanggal 11 – 13 April 2019 di Hotel The  Zuri, Palembang.

 

 Sementara itu bimtek dipandu moderator Sulistyowati dengan menghadirkan dua orang narasumber, yaitu Direktur Kearsipan Pusat ANRI Azmi  membawakan materi Pengantar Pengelolaan Arsip Dinamis berbasis TIK serta Kepala Biro Umum Multi Siswati membawakan materi Pengelolaan Airsip Dinamis berbasis TIK di lingkungan ANRI.

 

Bimtek diikuti oleh Sepuluh (10) BUMN  yaitu ; PT. Sarinah (persero), PT. Indofarma (persero), PT. Rajawali Nusantara Indonesia (persero), PT, Adhi Karya (persero), PT. Jasa Marga (persero), PT. PAL Indonesia (persero), PT, Sarana Multiguna Financial (persero), PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) (persero),  Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (persero), dan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional Antara (persero).(lnh).