Jl. Ampera Raya No. 7 Jakarta 12560

Uber Arsip
Logo ANRI

Digital Transformation for Records and Archives Management

Digital Transformation for Records and Archives Management Digital Transformation for Records and Archives Management Digital Transformation for Records and Archives Management Digital Transformation for Records and Archives Management Digital Transformation for Records and Archives Management Digital Transformation for Records and Archives Management

26

Nov 21

Digital Transformation for Records and Archives Management

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyelenggarakan Webinar International
dengan tema: “Digital Transformation for Records and Archives Management”. Webinar diselenggarakan secara online menggunakan aplikasi Zoom Meeting, 25 November 2021.

Webinar International Seminar ini diselenggarakan dalam rangkaian SARBICA International Seminar, Executive Board Meeting and General Conference pada tanggal 23 – 25 November 2021 dalam rangka membangun kapasitas dan kompetensi SDM Kearsipan dalam Transformasi Digital di era Revolusi Industri 4.0.

Webinar International Seminar Kearsipan hari ke-3 ini membahas mengenai
transformasi digital di bidang kearsipan.

"Masa Pandemi Covid-19 ini juga membuat lembaga kearsipan harus melakukan transformasi digital dalam penyelenggaraan kearsipan. Semua kegiatan yang dilaksanakan secara konvensional dan klasikal berubah menjadi secara daring, dan peran infrastruktur teknologi dan kapasitas kompetensi SDM Kearsipan (Arsiparis) menjadi kunci utama di masa trasisi teknologi ini", terang Deputi bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan, Andi Kasman saat membuka acara webinar.

Andi Kasman menambahkan bahwa Penguatkan teknologi kearsipan dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) sebagai titik bangkit (draiving Vorce) bagi penyelenggaraan kearsipan dan profesi Arsiparis untuk penggunaan teknologi dalam mendukung kemudahan Pengelolaan Arsip Negara dalam mengidentifikasi, menetapkan, dan melakukan preservasi arsip digital dan membuat Arsip Negara dapat diakses oleh Publik di era Keterbukaan Informasi ini.

Dengan Artificial Intelligence (AI) untuk pengelolaan Arsip Negara, maka menjadi
alternatif solusi manajemen kearsipan, dalam pengelolaan informasi kearsipan
nasional. "Transformasi kearsipan digital juga harus didukung penguatan e-Government menuju era budaya digital dan kita membutuhkan sharing
pengalaman dan contoh terkait beberapa riset keberhasilan implementasi e-Government dalam pengelolaan record and archives di berbagai negara", terang Andi Kasman.

Andi Kasman menyampaikan bahwa suksesnya e-government dan open-government dalam transformasi kearsipan perlu memperhatikan tantangan dan riset-riset yang sudah ada
untuk menjadi referensi kesuksesan transformasi digital kearsipan tersebut.

Pada kesempatan ini, Panitia webinar menghadirkan Dr. Anthea Seles, Secretary General, ICA sebagai Keynote Speech yang membahas mengenai Digital Transformation: Artificial Intelligence and Archives.

Pada sesi panel narasumber pertama Prof. Yudho Giri Sucahyo, M.Kom, Ph.D, dari Universitas Indonesia membawakan materi E-Government in Indonesia: Transformation for the Digital Age. Selanjutnya Lee Gemma,Secretary, National Archives of Korea, Digital Records Innovation Division memaparkan materi NAK Technology on Records and Archives Management.

Berikutnya materi Digitisation and Preservation of the National Archives’ at-Risk Collection disampaikan oleh Steven Fox, Assistant Director for Collection Management, National Archives of Australia.

Terakhir, disampaikan paparan mengenai Development of Technology on Records and Archives Management in Malaysia oleh Hapiza Osman, National Archives of Malaysia. 

( is )