WUJUDKAN TATA KELOLA ARSIP BERBASIS TIK DI PERGURUAN TINGGI NEGERI, ANRI SERAHKAN APLIKASI SKID

04 Desember 2017

Dalam rangka penerapan tata kelola kearsipan dinamis berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), ANRI menyerahkan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD)  pada 22 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Andi Kasman menyerahkan secara langsung aplikasi SIKD kepada Rektor dan Perwakilan PTN. Acara serah terima SIKD dilaksanakan di Hotel Amaroossa, Jakarta (04/12).

Kepala Subdirektorat Pusat III Sulistyowati menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya acara serah terima SIKD. “Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah melakukan serah terima aplikasi SIKD kepada PTN agar aplikasi tersebut dapat diaplikasikan dalam pengelolaan arsip dengan menggunakan sistem informasi kearsipan dinamis berbasis teknologi informsai dan komuniksi dalam melakukan penyelenggaraan kearsipan di lingkungan sesuai dengan kaidah kearsipan”, terangnya.

Lebih lanjut Sulistyowati menambahkan bahwa perguruan tinggi di Indonesia Sebagai institusi ilmiah memegang peran starategis dalam membangun peradaban bangsa, karena melaksanakan 3 (tiga) fungsi utama yang dikenal Sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam melaksanakan fungsi  tersebut, perguruan tinggi pasti menghasilkan arsip sebagai informasi yang terekam (recorded information), yang merupakan aset perguruan tinggi dan sekaligus aset publik yang perlu dikelola dengan baik sebagai bahan bukti akuntabilitas kinerja perguruan tinggi yang merefleksikan capaian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu arsip yang di ciptakan oleh perguruan tinggi mempunyai manfaat yang penting dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Andi Kasman dalam sambutannya menyampaikan bahwa implementasi SIKD merupakan upaya ANRI dalam mendukung program E-Government. “Dari Sembilan E-Government ada yang namanya E-Arsip. Di dalam E-Arsip ini ada dua, yang pertama disebut dengan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis, yang kedua adalah Sistem Informasi Kearsipan Statis”, tuturnya. Lebih lanjut Andi Kasman menambahkan bahwa kedepan PTN tidak hanya menerapkan SIKD, tapi juga perlu mengimplementasikan Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS).  

 

RECENT POSTS

ANRI Menerima Visitasi Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin Provinsi Kalimatan Selatan

Direktur Kearsipan Pusat Azmi di damping oleh Kepala SubDirektorat Daerah I Abdul Haris , menerima secara langsung Vistasi Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan yang di Ketuai oleh Henny Marlina , Kunjungan ke ANRI  tersebut dalam rangka konsultasi kearsipan yang di pimpin oleh Wakil Bupati Tapin Syafruddin Noor.

Dalam sambutannya yang di sampaikan di depan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tapin , sebagaimana…

ANRI HARAP DISPERSIP SULTENG LANJUTKAN PENYELAMATAN ARSIP

Palu (11/10) – Sebelum mengakhiri penugasan di Sulawesi Tengah (Sulteng), Direktur Preservasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang juga selaku pimpinan tim _task force_, Kandar menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan pelindungan dan penyelamatan arsip akibat bencana. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Sulteng diharapkan dapat menindaklanjuti koordinasi dan pendataan arsip di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum tersentuh. Terhambatnya…

ANRI Menyerahkan Aplikasi SIKD Kepada Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat

Pontianak, Kalbar, 11/10/2018, Kepala ANRI Mustari Irawan memberikan sambutan sekaligus melaksanakan penyerahan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD)  dalam rangka pelaksanaan E-Arsip di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat. Aplikasi SIKD diterima oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan.

Pada sambutannya, Mustari menyampaikan bahwa implementasi SIKD bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan arsip dinamis berbasis teknologi…

TIM TANGGAP DARURAT ANRI MULAI IDENTIFIKASI ARSIP BERSEJARAH YANG RUSAK DITERJANG TSUNAMI DI SULAWESI TENGAH

Palu, 10/10/2018. Pada hari ketiga tim _task force_ ANRI melakukan penyelamatan dan pelindungan arsip bernilai sejarah dan vital di Sulawesi Tengah.

Langkah awal, Tim melaksanakan pertemuan dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah. Pada kesempatan ini, Direktur Preservasi, Kandar menyampaikan beberapa hal yg diamanatkan  undang-undang dan pentingnya koordinasi antar berbagai lembaga daerah terutama pada dinas kearsipan untuk menjadi…