Mekanisme Pengajuan Keberatan

MEKANISME PENGAJUAN KEBERATAN

Berdasarkan Pasal 35 dan pasal 36 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyatakan :

Pasal 35

(1)Setiap Pemohon Informasi Publik dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi berdasarkan alasan berikut:

a.penolakan atas permintaan informasi berdasarkan alasan pengecualian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17;
b.tidak disediakannya informasi berkala sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9;
c.tidak ditanggapinya permintaan informasi;
d.permintaan informasi ditanggapi tidak sebagaimana yang diminta;
e.tidak dipenuhinya permintaan informasi;
f.tidak dipenuhinya permintaan informasi;
g.penyampaian informasi yang melebihi waktu yang diatur dalam Undang-Undang ini.
(2)Alasan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b sampai dengan huruf g dapat diselesaikan secara musyawarah oleh kedua belah pihak.


Pasal 36

(1)Keberatan diajukan oleh Pemohon Informasi Publik dalam jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerja setelah ditemukannya alasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (1).


Tata Cara Pengajuan Keberatan:

1.Mengajukan keberatan secara tertulis yang ditujukan kepada Atasan PPID.
2.Mengisi formulir Pernyataan Keberatan Atas Permohonan Informasi.
3.Menerima salinan formulir sebagai tanda terima pengajuan.
4.Menerima tanggapan pengajuan dan keputusan tertulis dari atasan PPID. Jika tanggapan pengajuan dan keputusan tertulis tidak memuaskan, dapat mengajukan penyelesaian sengketa kepada Komisi Informasi.


Alur Pengajuan Keberatan:

Alur Pengajuan


Unduh Formulir Pengajuan Keberatan disini


RECENT POSTS

ANRI SERAHKAN APLIKASI SIKD KE PROVINSI GORONTALO

Salam ARSIP!

Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Andi Kasman menyerahkan aplikasi e-Arsip dengan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Prov. Gorontalo, Darda Daraba,  bertempat di Ballroom Hotel Maqna. Penyerahan aplikasi SIKD tersebut didampingi oleh Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Prov. Gorontalo Yosef Koton, Kasubdit Pusat III Sulistyowati, Arsiparis Madya Rudi Andri Syahputra,…

KEPALA ANRI LANTIK PEJABAT PIMPINAN TINGGI PRATAMA DAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mustari Irawan melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Fungsional Pranata Komputer di lingkungan ANRI. 

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya Kepala Subdirektorat Akuisisi Arsip II, Drs.Hilman Rosmana, M.Hum, diangkat dalam jabatan Direktur Kearsipan Daerah I. Berikutnya, Kepala Bidang Akreditasi Daerah Wawan, S.IP, M.AP diangkat dalam jabatan Direktur Kearsipan Daerah II dan Sarip Hidayat, S.Kom,M.Si diangkat…

ANRI Menerima Visitasi Peserta Diklat dari Kemenkum dan HAM dan Peserta Diklat Kemenhan

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan ANRI , Listianingtyas Murgiwati di damping oleh Kepala Bagian Humas dan TU Pimpinan Gurandhyka, menerima secara langsung Visitasi Peserta Diklat Pengangkatan Arsiparis Tingkat Terampil Kementrian Hukum dan HAM RI yang di pimpin oleh Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan pelatihan Fungsional dan HAM Pocut Eliza, dan peserta Diklat Teknis Administrasi…