WORKSHOP SIKN DAN JIKN DI KALIMANTAN TIMUR

16 Agustus 2019

        Kegiatan Workshop SIKN dan JIKN di Wilayah Provinsi Kalimantan Timur telah berlangsung dengan lancar. Acara yang digelar pada tanggal 14–15 Agustus 2019 di Hotel Aston, Samarinda, dibuka oleh Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan ANRI, Imam Gunarto.

        Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Prof. Aswin, M.M menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan workshop SIKN dan JIKN yang dihadiri oleh 30 orang peserta yang berasal dari lembaga kearsipan daerah provinsi, lembaga kearsipan daerah kabupaten/kota, dan Universitas Mulawarman.

       Beliau mengharapkan workshop ini bukan merupakan kegiatan yang pertama dan terakhir, tetapi akan terus berlanjut dengan keikutsertaan lembaga kearsipan daerah secara aktif sebagai simpul jaringan SIKN dan JIKN.

             Pada hari yang sama, Deputi Bidang Informasi dan Pengembangan Sistem Kearsipan didampingi oleh Kepala Pusat Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional Desi Pratiwi melakukan melakukan audiensi dengan Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor.

       Dalam pertemuan yang berlangsung hampir satu jam, kedua pejabat tersebut membahas antara lain tentang komitmen pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul, khususnya SDM kearsipan.

             Delegasi ANRI juga melakukan audiensi dengan Plh. Walikota Samarinda H. Tejo Sutarnoto, (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) yang mendukung sepenuhnya kegiatan workshop SIKN dan JIKN serta meminta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda agar menyiapkan infrastuktur jaringan yang diperlukan untuk implementasi SIKN dan JIKN.

      Pada saat kunjungan kerja ke Universitas Mulawarman tanggal 15 Agustus 2019, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Bohari Yusuf  berkenan menerima delegasi ANRI didampingi oleh Kepala UPT Kearsipan Mulyono dan Kepala UPT Perpustakaan Supadi.

        Pertemuan tersebut membahas antara lain tentang penyelenggaraan kearsipan di perguruan tinggi dan rencana pendirian sekolah vokasi kearsipan untuk mempersiapkan sarjana terapan di bidang kearsipan dalam rangka memenuhi kebutuhan SDM kearsipan di wilayah Kalimantan.