HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0, INI DIA TANTANGAN ARSIPARIS

10 Juli 2018

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Mustari Irawan menjadi pembicara pada acara Seminar Nasional Kearsipan dan Perpustakaan "Kesigapan Arsiparis dan Pustakawan Memasuki Era Revolusi Industri 4.0", Selasa (10/7) di Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat. Pada kesempatan ini, Mustari Irawan menyampaikan materi mengenai Filosofi, Makna dan Implementasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

Dalam paparannya, Mustari menyampaikan bahwa sasaran GNSTA yakni terwujudnya tertib kebijakan kearsipan, tertib organisasi kearsipan, tertib SDM kearsipan, tertib prasarana dan sarana, tertib pengelolaan arsip, dan tertib pembinaan kearsipan.

Mustari juga menyampaikan bahwa dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, Arsiparis memiliki tantangan dalam pengelolaan arsip di masa mendatang, diantaranya arsip-arsip yang tercipta akan mengarah pada arsip berbasis teknologi digital dan cloud computing. Mustari menambahkan bahwa ANRI terus berupaya mengembangkan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional.

Mustari menambahkan bahwa arsip secara filosofis memiliki peranan yang strategis dalam konteks hak kepemilikan. “Masih banyak diantara kita tidak peduli terhadap arsip. Salah satu dampaknya adalah Pemerintah Daerah (Pemda) banyak kehilangan aset, karena asetnya banyak diklaim oleh masyarakat. Itu kenyataan. Jika terjadi di banyak daerah berapa kira-kira kerugian yang dialami negara kita.  Belum lagi banyak desa konflik memperebutkan tanah yang potensial, sehingga filosofi arsip memiliki peranan yang besar,” terang Mustari. (is) 

RECENT POSTS

surat resmi klarifikasi penipuan mengatasnamakan pusdiklat kearsipan anri

Surat resmi klarifikasi ANRI terhadap penipuan mengatasnamakan Pusdiklat Kearsipan ANRI.