BANGKITKAN SEMANGAT NASIONALISME, ANRI SELENGGARAKAN PAMERAN ARSIP DI WILAYAH PERBATASAN RI-PNG

06 Oktober 2017

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) selenggarakan pameran arsip di areal Pos Lintas Batas Negara (PLBN )Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati
Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membangkitkan nasionalisme dan menumbuhkan nilai-nilai patriotisme masyarakat khususnya yang berada di wilayah perbatasan,”
tutur Fungsional Arsiparis ANRI, Neneng Ridayanti selaku penanggung jawab pameran arsip (6/10).

Ridayanti
menjelaskan bahwa arsip-arsip yang dipamerkan di wilayah etalase Republik Indonesia (RI)- Papua New Guinea (PNG) berjumlah sebanyak 30 buah meliputi kebudayaan, politik, pemerintahan, ekonomi dan infrastruktur.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk menunjukkan jati diri Papua
sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Arsip yang ditampilkan diantaranya arsip rumah adat kampung Tobati tahun 1903 dan tarian adat dari kampung Tobati tahun 1955.

“Pameran arsip yang dilakukan di wilayah etalase intinya adalah untuk membangkitkan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme masyarakat khususnya di wilayah perbatasan serta
untuk membangkitkan dan mengenalkan jati diri masyarakat Papua tempo dulu yang terangkum dalam khazanah arsip yang tersimpan di ANRI,” terangnya.

Dalam pameran ini, masyarakat di wilayah perbatasan baik masyarakat Jayapura (Distrik Muaratami) maupun PNG (Distrik Wutung) sangat antusias menyambut dan mendukung pelaksanaan arsip di perbatasan untuk dilaksanakan dalam tahun-tahun berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ridayanti  mengapresiasi Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano yang telah membuka dan mengunjungi pameran arsip yang memamerkan arsip dengan kurun waktu tertua 12 April 1898. “Harapan kami ke depan, Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bisa menelusuri arsip-arsip khusus mengenai identitas atau jati diri Kota Jayapura,”  ungkapnya.