TERTIB ARSIP PEMERINTAHAN, BUTUH KOMITMEN PIMPINAN LEMBAGA

29 Agustus 2017

Kesadaran bahwa arsip memiliki nilai strategis bagi suatu lembaga, saat ini dirasa masih kurang. Arsip baru diperlukan pada saat terjadi suatu masalah.  Pengelola arsip dipandang hanya sebagai bagian kecil dari suatu proses administrasi yang seolah tidak ada relevansinya dalam penyelenggaraan program dan kegiatan lembaga.

 

Sehubungan dengan hal tersebut, ANRI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional Penguatan Penyelenggaraan Kearsipan Tahun 2017 di Hotel Kartika Chandra (29/08). Rakornas bertujuan untuk menyamakan persepsi dan membangun komitmen pimpinan lembaga dalam mewujudkan tertib arsip di lingkungan pemerintahan. “Dari sini (Rakornas) kita akan mengetahui kebijakan-kebijakan apa saja yang telah dikeluarkan oleh pemerintah untuk kemudian kita laksanakan berdasarkan Rencana Strategis yang telah ditetapkan”, terang Mustari.

 

Pada tahun 2018, ANRI memiliki program prioritas nasional mengenai perbaikan infrastruktur dan penerapan e-arsip melalui penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS), dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN). Kedua, Implementasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip. Kemudian program pengawasan kearsipan serta peningkatan kualitas dan kuantitas jabatan fungsional arsiparis melalui kerja sama dengan para pengemban tugas.

 

Mustari menambahkan bahwa tidak sedikit lembaga yang masih meninggalkan sekian banyak pekerjaan rumah karena kurangnya komitmen para pengambil kebijakan dalam penyelenggaraan kearsipan. “Untuk itu, sangat dibutuhkan sinergitas antara kebijakan dan teknis implementasinya. Arsip bukanlah hanya sebagai catatan sejarah, arsip adalah bukti kekinian dari kinerja yang sudah kita rencanakan dan laksanakan”, ungkap Mustari.

 

Sementara itu, dalam sambutan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur   menyampaikan bahwa pengelolaan arsip masih dipandang sesuatu hal yang mudah, sesuatu hal yang kecil, sehingga sering diabaikan keberadaannya. “Melalui Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, anggapan bahwa pengelolaan arsip hal yang sepele tidak terjadi lagi”, ujar Asman. Lebih lanjut Asman Abnur mengingatkan bahwa setiap instansi pemerintah harus memiliki unit kearsipan yang didukung oleh arsiparis serta sarana dan prasarana yang memadai.

 

Asman Abnur menekankan pentingnya arsip dalam menjalankan organisasi pemerintahan dan lembaga negara. “Kalau pengelolaan arsipnya buruk, maka birokrasinya juga buruk, pengambilan keputusan agak lambat”, jelasnya. (sa)

RECENT POSTS

ANRI Melakukan Serah Terima Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) kepada 19 BUMN

Kepala ANRI Mustari Irawan membuka secara resmi kegiatan serah terima aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) kepada 19 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kearsipan Pusat ini berlangsung tanggal, 16 - 18 Nopember 2017 di Hotel Aston Inn Mataram.

Internalisasi ISO Preservasi Arsip


Pada tanggal 8 November 2017, Direktorat Preservasi Arsip melaksanakan kegiatan Internalisasi Maintenance SMM ISO 9001:2015. Acara ini dihadiri  50 peserta dari internal Direktorat Preservasi dan stoke holder Direktorat Preservasi dan dibuka oleh Deputi Bidang Konservasi Arsip. Tahun 2017 ini adalah tahun pertama Direktorat Preservasi mempertahankan keberterimaan sertifikat sistem manajemen mutu versi yang terbaru 9001: 2015 yang diperoleh tahun 2016.
Dalam sambutannya,…

ANRI GELAR SOSIALISASI MONITORING DAN EVALUASI PENERAPAN SOP AP

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar sosialisai monitoring dan evaluasi penerapan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintah (SOP AP) di Lingkungan ANRI (15/11). Acara ini dihadiri oleh setiap perwakilan unit kerja yang ada di lingkungan ANRI. Acara dibuka oleh Kepala Bagian Organisasi dan…

Ekspose Kementrian Pertanian Tahun 1950 - 2009

Jakarta (9/11) Deputi Konservasi Muhamad Taufik membuka secara resmi kegiatan Ekspose Inventaris Arsip Kementrian Pertanian Republik Indonesia Tahun 1950 - 2009. 
Kegiatan ekspose yang diselenggarakan…